Latar Belakang

Masa modern seperti sekarang ini, bekerja bagi seorang wanita sudah menjadi kebutuhan mendasar untuk dapat tetap eksis bekerja dan mengamalkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah. Namun keberadaannya sebagai seorang ibu yang memiliki anak membuat banyak orangtua menjadi khawatir dengan kemajuan tumbuh kembang anaknya di rumah. Umumnya orangtua tidak mempunyai pilihan selain mengandalkan pengasuh di rumah, yang notebene sedikit yang memiliki pengetahuan mengenai cara menstimulasi anak usia dini.

Penelitian Jena Hamadani menunjukkan bahwa, tingkat partisipasi anak usia 0 – 3 tahun di lembaga pendidikan masih rendah. Padahal anak yang mendapat layanan pendidikan usia dini menunjukkan perkembangan fisik, sosial, emosionaldan kognitif yang lebih baik dibandingkan anak yang tidak (dalam Kompas, 2012). Padahal usia 0 – 3 tahun merupakan momen terpenting karena pada saat itu dimulai pembentukan kemampuan dasar anak, seperti kemampuan motorik, kognitif dan bahasa.

Ketidak hadiran pengasuh yang kurang mumpuni, dapat disiasati dengan pemilihan lingkungan yang dapat menstimulasi perkembangan anak. Untuk itu Asteriia Kinderhaus menawarkan layanan yang dapat menjembatani kebutuhan orang tua dalam pengasuhan anak. Program layanan kami tidak hanya mengasuh dan merawat anak secara fisik saja namun juga menstimulasi anak di semua aspek perkembangan baik fisik motorik, kognisi maupun sosio-emosional secara islami.

Asteriia Kinderhaus merupakan mitra orangtua yang dapat dipercaya bagi perkembangan tumbuh kembang anak. Kami adalah salah satu dari alumnus Psikologi Terapan Anak Usia Dini Universitas Indonesia. Kami mengemas program kegiatan anak dengan cara bermain yang menarik, yang sarat dengan unsur pendidikan. Dengan demikian masa bermain anak akan kami isi dengan berbagai program kegiatan yang melingkupi semua aspek perkembangan anak.

Di samping itu, Asteriia Kinderhaus memandang perlu memberikan kesempatan kepada anak untuk mampu mengeluarkan potensi yang dimilikinya sendiri. Asteriia Kinderhaus menggunakan metode Brain Gym®, Rhythmic Movement Training dan Movement Based Learning berlisensi Internasional. Metode Brain Gym®, memberikan stimulasi gerakan yang bertujuan untuk mengaktifkan semua bagian otak. Melalui gerakan-gerakan Brain Gym®, potensi yang dimiliki anak akan dapat keluar secara lebih optimal karena anak belajar dengan menggunakan semua bagian otaknya. Menurut Suzy Yusna Dewi, Ketua Asosiasi Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja, metode Brain Gym dapat meningkatkan kadar zat kimia dalam otak yang disebut dengan dopamin (dalam Gatra, 2015). Peningkatan kadar dopamin, akan membuat anak lebih senang, lebih rileks hingga memiliki gairah yang dihasilkan oleh perasaan bahagia dalam diri anak. Dengan demikian, anak siap untuk belajar hal-hal baru dengan perasaan nyaman. Belajar dengan perasaan nyaman dan menyenangkan akan membantu otak untuk cepat berkembang. Pengalaman belajar yang tidak menyenangkan, stress, atau tertekan, justru akan berpengaruh pada cara kerja otak. Akibatnya anak akan sulit konsentrasi, tidak fokus, sulit mengingat bahkan tidak mampu mengontrol perilakunya.

Di 5 tahun masa tumbuh kembang anak, anak sangat peka terhadap keteraturan. Untuk itu kegiatan-kegiatan harian yang kami berikan kepada anak bertujuan untuk menstimulasi kebiasaan-kebiasan baik anak. Menurut Montessori, kebiasaan-kebiasaan baik anak tercipta atas lingkungannya (dalam Morrison, 2009). Anak-anak akan menyerap semua yang dilihatnya secara langsung. Imam Syafii mengatakan, “sibukkan dirimu dengan hal-hal yang baik. Jika tidak kita akan disibukkan dengan hal-hal yang sia-sia”. Untuk itu kegiatan-kegiatan harian di Asteriia Kinderhaus menawarkan program yang dapat menyibukkan anak-anak dengan hal-hal yang baik, terutama yang kelak membentuk dasar-dasar keimanan dan ketakwaan serta pembentukan karakter anak yang cinta membaca al qur’an.

Pembentukan karakter anak sejak dini merupakan salah satu cara mensyukuri nikmat Allah terhadap apa yang telah dititipkanNya kepada kita. Dalam Al Qur’an berulang disebutkan bahwa anak adalah nikmat amat besar yang diberikan Allah serta merupakan amanah yang dititipkan Allah pada kita (3: 159; 14: 34; 16:18; 33: 72). Selain itu, Rasulullah berpesan, “Muliakanlah anakmu, didiklah ia dengan akhlak yang baik karena anak itu adalah hadiah Allah untukmu. Dengan dasar itulah, Asteriia Kinderhaus memahami betul bahwa merawat cinta kasih Anda dan mendidik mereka sesuai dengan petunjuk Allah dan RasulNya adalah suatu keniscayaan.